Langsung ke konten utama

 

SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI




 

UNIVERSITAS GUNADARMA

FAKULTAS PSIKOLOGI

 

                                                                        Disusun Oleh :

                                              Astrinisa Sekar Kirana              (11517023)

4PA05

 

 

 

                                                                     DEPOK

                                                                        2020



 

1.      Definisi Sistem

 

Menurut Marimin, Tanjung & Prabowo (2006), Sistem adalah suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks.

Menurut Kusrini (2007), sistem adalah tatanan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (tugas atau fungsi khusus) yang saling berhubungan dan sacara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau perkejaan tertentu.

Menurut Gaol (2008), sistem adalah hubungan satu unit dengan unit lainnya yang saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan serta menuju satu kesatuan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut Soeherman & Marion (2013), sistem adalah serangkaian komponen-komponen yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Menurut Anggraeni & Irvani (2017), sistem adalah kumpulan orang yang saling bekerja dengan ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk membentuk satu kesatuan yang melaksanakan suatu fungsi untuk mencapai tujuan.

Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah serangkain komponen fungsional yang saling berkaitan satu sama lain dengan ketentuan aturan yang sistematis dan terstruktur untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 

2.      Definisi Informasi

Menurut Amsyah (2005), informasi adalah data yang sudang diolah dengan cata tertentu sesuai dengan bentuk yang diperlukan.

Menurut Shannon & Weaver (dalam Wiryanto, 2004), informasi adalah energi yang terpolakan, yang mempengaruhi individu dalam mengambil keputusan dari kemungkinan pilihan-pilihan yang ada.

Menurut Mudrick (dalam Gaol, 2008), informasi terdiri dari data yang telah didapatkan, diolah/diproses, atau sebaliknya yang digunakan untuk tujuan penjelasan/penerangan, uraian, atau sebagai dasar untuk pembuatan keputusan.

Menurut Soeherman & Marion (2013), informasi adalah hasil pemrosesan data (fakta) menjadi sesuatu yang bermakna dan bernilai untuk pengambilan keputusan.

Menurut Anggraeni & Irviani (2017), informasi adalah data yang diolah menjadi lebih berguna dan berarti bagi penerimanya, serta untuk mengurangi ketidakpastian dalam proses pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.

Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa informasi terdiri dari data (fakta) yang sudah diolah/diproses untuk dijadikan dasar dalam pembuatan keputusan dan mengurangi ketidakpastian  dalam pengambilan keputusan mengenai suatu keadaan.

 

3.      Definisi Psikologi

Menurut Plotnik (2005), psikologi adalah studi yang sistematis dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental.

Menurut Basuki (2008), psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa dan ilmu jiwa.

Menurut Wade & Travis (2008), psikologi adalah  ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta bagaimana perilaku  dan  berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.

Menurut Hadi & Hanurawan (2017), psikologi adalah ilmu tentang fenomena proses mental dan perilaku manusia.

Menurut Sarwono (dalam Parnawi, 2019), menjadikan psikologi kedalam tugas definisi yaitu psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, ilmu yang mempelajari hakikat manusia dan ilmu yang mempelajari respon yang diberikan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya.

Berdasarkan definisi di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah studi yang berfokus pada perilaku, hakikat manusia dan proses mental, serta bagaimana perilaku  dan  berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungannya.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu sistem dengan serangakain komponen fungsional dan terstruktur dalam mendapatkan informasi atau fakta yang sudah diprosesdan diolah untuk dijadikan dasar studi mengenai perilaku, hakikat manusia dan proses mental, serta bagaimana perilaku  dan  berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungannya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum..

Anggraeni, E & Irvani, R. (2017). Pengantar Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI.

Basuki, H. (2008). Psikologi Umum. Jakarta: Universitas Gunadarma.

Hadi, C & Hanurawan, F. (2017). Psikologi Industri dan Organisasi. Surabaya: Zifatama Jawara

Gaol, L. (2008). Sistem Informasi Manajemen Pemahaman dan Aplikasi. Jakarta: PT. Grasindo.

Kusrini. (2007). Strategi Perancangan dan Pengelolaan Basis Data. Yogyakarta: ANDI.

Marimin, T & Prabowo, H. (2006). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Parnawi. (2019). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Deepublish.

Plotnik. (2005). Introduction to Psychology (1st Edition). Australia: Thomson & Wadworth

Soeherman, B & Marion, P. (2008). Designing Information System. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Wade, C & Tavris, C. (2008). Psikologi Jilid 1, Edisi 9. Jakarta: Erlangga.

Wiryanto. (2004). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pekembangan Fashion di Era Globalisasi

PERKEMBANGAN FASHION DI ERA GLOBALISASI Pendahuluan Globalisasi secara umum diartikan sebagai proses yang mendunia, dimana individu tidak lagi terikat oleh negara atau batas-batas wilayah. Di era globalisasi ini, individu bebas terhubung dengan siapa saja dari belahan bumi manapun, dan hal ini menyebabkan terjadinya penyebaran infromasi dan komunikasi yang menyebar melalui media massa yang mendunia seperti internet. Ada beberapa pengertian globalisasi menurut para ahli . Banyak para ahli yang telah mengemukakan  masing - masing pendapatnya tentang globalisasi secara umum. Beberapa para ahli berpendapat  globalisasi adalah sebuah proses sosial dan para ahli juga mengatakan bahwa globalisasi sebuah proses sejarah dan juga proses secara alami yang akan membuat bangsa-bangsa di dunia ini ada keterikatan satu sama lain. proses mendunia dimana orang-orang di seluruh dunia telah terhubung menjadi sebuah jaringan. Dengan begitu seluruh individu dapat terhubung satu sam...